10 Artis Perempuan Indonesia yang Membangun Bisnis Serius

10 Artis Perempuan Indonesia yang Membangun Bisnis Serius

Ketika Perempuan Publik Figur Memilih Tumbuh Lebih Panjang

Di tengah industri hiburan yang dinamis dan penuh ketidakpastian, semakin banyak artis perempuan Indonesia mengambil langkah strategis: membangun bisnis milik sendiri.

Bukan sekadar memanfaatkan popularitas, mereka memposisikan diri sebagai founder, pemilik visi, dan pengambil keputusan.

Bisnis-bisnis ini hadir dengan konsep matang, target pasar jelas, dan orientasi jangka panjang.

Sebuah refleksi kedewasaan karier dan kemandirian finansial perempuan modern.

Berikut 10 artis perempuan Indonesia yang membuktikan bahwa perempuan bisa bersinar di panggung sekaligus kokoh di dunia usaha.

1. Dian Sastrowardoyo

Sejauh Mata Memandang (2014)

Bidang: Sustainable fashion & lifestyle
Produk: Pakaian siap pakai, kain, home goods berbasis wastra Nusantara
Target pasar: Perempuan 25–50 tahun, kelas menengah ke atas, conscious consumer
Kisaran harga: Rp750.000 – Rp6.000.000

Dijual di:

  • Toko fisik Jakarta
  • Website resmi
  • Pameran fashion dalam & luar negeri

Pasar: Indonesia & internasional

Sejauh Mata Memandang bukan hanya brand, tetapi gerakan kesadaran.

Dian Sastrowardoyo memosisikan bisnisnya sebagai medium edukasi tentang konsumsi berkelanjutan, pelestarian budaya, dan etika produksi.

Ia terlibat langsung sebagai founder dan creative director.

2. Maudy Ayunda

From This Island (2022)

Bidang: Body care & fragrance
Produk: Sabun mandi, body lotion, parfum
Target pasar: Perempuan urban 20–40 tahun
Kisaran harga: Rp89.000 – Rp379.000

Dijual di:

  • Website resmi
  • Marketplace nasional
  • Retail kecantikan

Pasar: Indonesia & Asia

From This Island mengangkat narasi Indonesia melalui bahan alami dan storytelling budaya.

Brand ini merepresentasikan Maudy sebagai perempuan intelektual yang menggabungkan sains, budaya, dan keberlanjutan dalam satu lini produk.

3. Luna Maya

NAMA Beauty (2023)

Bidang: Makeup & skincare
Produk: Base makeup, lip products, complexion
Target pasar: Perempuan 18–35 tahun
Kisaran harga: Rp129.000 – Rp499.000

Dijual di:

  • Website resmi
  • Sociolla
  • Marketplace besar

Pasar: Indonesia

NAMA Beauty hadir dengan pesan inklusivitas dan keberanian. Luna Maya tidak sekadar menjadi wajah brand, tetapi aktif dalam pengembangan konsep dan arah bisnis.

4. Raisa Andriana

Raine Beauty (2021)

Bidang: Premium local makeup
Produk: Eyeshadow, lip products, complexion
Target pasar: Perempuan 20–40 tahun, kelas menengah ke atas
Kisaran harga: Rp189.000 – Rp899.000

Dijual di:

  • Website resmi
  • Sephora Indonesia

Pasar: Indonesia & Asia Tenggara

Raine Beauty dikenal dengan estetika bersih, elegan, dan konsisten yang mewakili karakter Raisa sebagai perempuan modern yang tenang namun berkelas.

5. Zaskia Adya Mecca

Meccanism (2013)

Bidang: Modest fashion
Produk: Busana muslim modern
Target pasar: Perempuan muslim 25–45 tahun
Kisaran harga: Rp300.000 – Rp2.500.000

Dijual di:

  • Toko fisik
  • Online store
  • Event fashion muslim

Pasar: Indonesia & Malaysia

Meccanism tumbuh sebagai brand yang menggabungkan fungsi, spiritualitas, dan komunitas, menjadikannya salah satu pemain penting di industri modest fashion Indonesia.

6. Nagita Slavina

RANS Lifestyle Ecosystem (2017–sekarang)

Bidang: Fashion, kuliner, lifestyle
Produk: Apparel, makanan, brand keluarga
Target pasar: Keluarga muda & mass market
Kisaran harga: Rp50.000 – Rp1.500.000

Dijual di:
Online, offline, franchise

Nagita Slavina dikenal sebagai figur perempuan yang hands-on dalam bisnis, bukan sekadar ikon publik.

Keterlibatannya menjadikan brand RANS kuat secara komersial dan relevan secara luas.

WhatsApp Image 2026-01-28 at 7.15.40 PM

Baca Juga:
Sepatu Wanita Paling Populer 2025: Model, Kegunaan, Merek Favorit & Harga yang Perlu Kamu Tahu
10 Perlengkapan Fashion Penting Agar Wanita Terlihat Berkelas
Tas Branded Indonesia yang Jarang Diketahui Publik: Dari Mewah Tersembunyi Hingga Desainer Lokal yang Layak Dipunya

7. Prilly Latuconsina

1. ILUSSO (2020)

Bidang: Fashion & lifestyle
Produk: Pakaian kasual, tas, aksesoris
Target pasar: Perempuan muda urban (18–30 tahun)
Kisaran harga: Rp250.000 – Rp1.200.000

Dijual di:
Online store & marketplace

ILUSSO dibangun sebagai brand yang mencerminkan karakter Prilly: mandiri, youthful, dan praktis, dengan desain yang relevan untuk keseharian perempuan muda.

2. Slay Bae (2023)

Bidang: Beauty & personal care
Produk: Lip cream & makeup dasar
Target pasar: Gen Z & milenial awal
Kisaran harga: Rp99.000 – Rp189.000

Slay Bae menyasar segmen pemula di dunia makeup yang ringan, playful, dan accessible tanpa kehilangan identitas brand.

Prilly menempatkan dirinya sebagai perempuan muda yang mandiri secara finansial dan serius membangun aset bisnis sejak awal karier.

8. Bunga Citra Lestari

BCL Beauty (2021)

Bidang: Fragrance & beauty
Produk: Parfum (Eau de Parfum)
Target pasar: Perempuan dewasa (25–45 tahun)
Kisaran harga: Rp299.000 – Rp1.200.000

Dijual di:

  • Website resmi
  • Retail kecantikan
  • Marketplace

BCL Beauty dibangun dengan pendekatan personal storytelling.

Parfum menjadi medium ekspresi emosional, tenang, dewasa, dan reflektif, selaras dengan fase hidup BCL sebagai perempuan dan ibu.

9. Ayu Ting Ting

Bisnis Kuliner

1. Ayu Ting Ting Cake (2017)

Bidang: Kuliner
Produk: Kue artis (oleh-oleh & dessert)
Target pasar: Mass market
Kisaran harga: Rp60.000 – Rp250.000

Distribusi:

  • Outlet fisik di beberapa kota
  • Online order

Brand ini mengikuti gelombang kue artis, namun tetap bertahan sebagai bisnis berbasis popularitas yang kuat di segmen bawah–menengah.

2. Dapur Ayu (2019)

Bidang: Kuliner rumahan
Produk: Makanan siap saji & frozen food
Target pasar: Keluarga
Kisaran harga: Rp25.000 – Rp150.000

Dapur Ayu menempatkan Ayu sebagai figur perempuan yang dekat dengan dapur, rumah, dan kebutuhan sehari-hari masyarakat luas.

Ayu Ting Ting membangun bisnis yang dekat dengan masyarakat luas, membuktikan bahwa aksesibilitas juga bisa menjadi kekuatan bisnis.

10. Raline Shah

Raline Shah Jewelry (2020)

Bidang: Fine jewelry
Produk: Perhiasan emas & berlian
Target pasar: Perempuan kelas atas
Kisaran harga: Rp5 juta – Rp100 juta+

Brand ini merepresentasikan estetika global, eksklusif, dan personal—sejalan dengan citra Raline di level internasional.

Refleksi untuk Perempuan Modern GWID

Kesepuluh perempuan ini menunjukkan bahwa membangun bisnis bukan soal tren, melainkan strategi keberlanjutan hidup dan karier.

Mereka tidak hanya menjadi konsumen industri, tetapi pencipta nilai ekonomi dan inspirasi bagi perempuan lain.

Bisnis siapa yang paling mencerminkan nilai hidupmu saat ini?
Dan jika kamu membangun usaha sendiri, nilai apa yang ingin kamu tinggalkan?

Bagikan ceritamu karena setiap perempuan berhak tumbuh dengan caranya sendiri.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *