Jakarta, 12 September 2025 – Menyambut HUT ke-17 pada 15 September dengan tema “Smart Mobility, Sustainable Future”, KAI Commuter menegaskan komitmennya terhadap prinsip Environment, Social, Governance (ESG). Aksi nyata diwujudkan melalui program daur ulang seragam dinas pegawai dan Kartu Multi Trip (KMT) yang sudah tidak terpakai.
Sebanyak 144,05 kg seragam dinas berhasil didaur ulang menjadi 306 meter kain batik. Batik ini melambangkan commuter line sebagai ruang hidup yang menyatukan budaya, sejarah, dan modernitas. Sementara itu, 956,88 kg KMTdiolah kembali menjadi 352 buah paving block yang digunakan untuk fasilitas kantor.
Baca Juga:
- Produktif vs Sibuk, Apa Bedanya?
- Mindset Growth vs Fixed: Mana yang Kamu Punya?
- Personal Branding di Era Digital: Kenapa Penting?

Langkah ini selaras dengan peran Commuter Line sebagai transportasi ramah lingkungan. Jejak karbonnya hanya sekitar 34,03 gram CO₂ per penumpang-kilometer, jauh lebih rendah dibanding kendaraan pribadi. Hal ini membuktikan kontribusi nyata dalam mengurangi polusi udara perkotaan.
Selain kegiatan daur ulang, perusahaan juga meresmikan ruang layanan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan pressroom. Dalam setahun terakhir, layanan KIP telah menerima 311 permohonan informasi dari berbagai pihak, dan kini masyarakat dapat mengajukan langsung di ruang layanan yang baru.
Semua langkah ini mempertegas visi perusahaan: “Menjadi bagian gaya hidup masyarakat urban melalui pengelolaan transportasi perkotaan terbaik di Indonesia.” Melalui penerapan ESG, KAI Commuter tidak hanya menghadirkan transportasi berkelanjutan, tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.


