Jérôme Epinette dan Tren Parfum Viral Global yang Mengubah Cara Orang Memilih Aroma
Jakarta — Dunia fragrance global sedang mengalami perubahan besar. Jika dulu konsumen hanya mengenal nama brand parfum mewah, kini perhatian mulai bergeser pada sosok perfumer atau “hidung” di balik aroma yang viral di seluruh dunia. Salah satu nama yang paling banyak dibicarakan saat ini adalah Jérôme Epinette.
Nama Jérôme Epinette menjadi sorotan setelah diketahui berada di balik berbagai parfum populer dari brand luxury hingga fragrance modern yang viral di media sosial. Mulai dari Byredo hingga Sol de Janeiro, sentuhan aromanya disebut berhasil membentuk tren parfum global beberapa tahun terakhir.
Fenomena ini menunjukkan bahwa industri parfum tidak lagi hanya menjual aroma, tetapi juga pengalaman emosional, kenyamanan, hingga identitas personal.
Tren Parfum 2026 Bergerak ke Aroma “Comfort” dan Emosional
Dalam wawancara bersama Byrdie, Jérôme Epinette menjelaskan bahwa tren fragrance global kini bergerak menuju aroma yang memberi rasa nyaman, nostalgia, dan efek emosional. Aroma gourmand seperti vanilla, caramel, musk lembut, hingga woody notes menjadi kategori yang paling diminati konsumen dunia.
Perubahan ini juga terlihat jelas di Indonesia. Minat terhadap parfum niche, body mist premium, dan aroma personal meningkat pesat terutama di kalangan Gen Z dan milenial urban.
Banyak pengguna media sosial mulai mencari aroma yang bukan hanya “wangi”, tetapi juga memberi efek calming, meningkatkan mood, terasa hangat, hingga menciptakan kesan clean luxury.
Tren ini membuat istilah seperti “skin scent”, “comfort scent”, dan “emotional fragrance” semakin populer di industri beauty global.
Baca Juga:
- Parfum Fresh dan Clean Girl Lagi Dicari Banyak Perempuan, Ini Aroma Spring Fragrance yang Paling Bikin Mood Naik
- 10 Parfum Wanita Terbaik yang Bertahan Lebih dari 10 Tahun
- 10 Perlengkapan Fashion Penting Agar Wanita Terlihat Berkelas
Mengapa Nama Perfumer Kini Lebih Penting dari Brand?
Dulu, kebanyakan konsumen membeli parfum berdasarkan popularitas merek. Namun sekarang, pecinta fragrance mulai mengikuti nama perfumer yang menciptakan aroma favorit mereka.
Fenomena ini mirip seperti industri fashion yang mengangkat nama desainer, atau dunia kuliner yang menonjolkan chef di balik restoran terkenal.
Nama Jérôme Epinette sendiri dikenal luas karena kemampuannya menciptakan aroma yang mudah dikenali, terasa modern, memiliki kesan clean namun mewah, dan cocok dipakai sehari-hari.
Hal inilah yang membuat banyak parfum hasil racikannya viral di TikTok, Instagram, hingga komunitas fragrance global.
Indonesia Jadi Pasar Beauty dan Fragrance yang Tumbuh Cepat
Data industri kecantikan menunjukkan pasar parfum Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Tren ini dipengaruhi oleh meningkatnya budaya self-care, konsumsi beauty content di media sosial, serta perubahan gaya hidup generasi muda.
Parfum kini dianggap sebagai bagian dari personal branding dan ekspresi diri.
Di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Bali, parfum niche dan luxury scent mulai memiliki komunitas tersendiri. Banyak konsumen rela membeli parfum premium demi mendapatkan aroma yang dianggap unik dan eksklusif.
Parfum Kini Menjadi Bagian dari Lifestyle Modern
Para pengamat industri menyebut tren fragrance saat ini lebih dekat dengan konsep wellness dan emotional lifestyle dibanding sekadar produk kecantikan.
Aroma tertentu dipercaya mampu meningkatkan rasa percaya diri, memberi efek relaksasi, membantu suasana hati, hingga menciptakan memori emosional.
Tidak heran jika fragrance kini menjadi salah satu kategori beauty dengan pertumbuhan tercepat secara global.
Di tengah tren fragrance global yang terus berkembang, parfum kini bukan lagi sekadar pelengkap penampilan. Aroma telah menjadi bagian dari identitas, suasana hati, hingga cara seseorang meninggalkan kesan tanpa harus berbicara.
Mungkin inilah alasan mengapa banyak orang mulai mencari “signature scent” yang benar-benar merepresentasikan diri mereka sendiri.
Jadi, kalau selama ini Anda memilih parfum hanya karena viral atau ikut tren, mungkin sekarang saatnya menemukan aroma yang benar-benar terasa personal dan aroma yang membuat Anda nyaman, percaya diri, dan selalu ingin dikenang.
Karena terkadang, kesan paling kuat bukan datang dari apa yang terlihat, tetapi dari aroma yang tertinggal.
Referensi:
- Vogue (2026) Global Fragrance Trends 2026. Available at: https://www.vogue.com
- Allure (2026) The Rise of Emotional Fragrance. Available at: https://www.allure.com

