Kalau beberapa tahun lalu vitamin gummies hanya identik dengan anak-anak, sekarang semuanya berubah. Tahun ini, collagen gummies untuk kulit glowing mulai menjadi salah satu produk beauty paling viral di dunia wellness dan skincare. Banyak perempuan kini rutin mengonsumsi collagen gummies untuk kulit glowing bukan hanya karena praktis, tetapi juga karena dianggap lebih menyenangkan dibanding minum suplemen biasa. Bahkan tren collagen gummies untuk kulit glowing disebut menjadi bagian dari gelombang besar “beauty from within” yang sedang mendominasi industri kecantikan global 2026.
Di media sosial, collagen gummies kini muncul di mana-mana, seperti: morning routine influencer, tas kerja perempuan kantoran, gym bag, hingga meja vanity beauty creator.
Dan jujur saja, konsepnya memang terdengar sangat menarik: “Permen enak yang katanya bisa bantu kulit lebih glowing.”
Kenapa Collagen Gummies Mendadak Viral?
Jawabannya sederhana: perempuan modern ingin sesuatu yang praktis.
Banyak orang mulai lelah dengan skincare berlapis, rutinitas ribet, atau suplemen besar yang sulit diminum.
Gummies akhirnya menjadi solusi “wellness yang terasa fun”.
Menurut berbagai laporan industri nutraceutical 2026, format gummies sekarang menjadi salah satu kategori suplemen dengan pertumbuhan tercepat di dunia karena dianggap lebih nyaman dikonsumsi, portable, dan lebih mudah masuk ke kebiasaan harian generasi muda.
Dan collagen menjadi salah satu ingredient paling dicari.
Industri Beauty Sekarang Tidak Lagi Fokus Makeup, Tapi “Beauty from Within”
Yang menarik, tren collagen gummies sebenarnya bagian dari perubahan besar dunia kecantikan global.
Kalau dulu beauty identik dengan makeup dan skincare luar, sekarang konsumen mulai percaya bahwa kesehatan kulit juga datang dari dalam tubuh.
Konsep ini dikenal sebagai beauty from within. Karena itu collagen kini mulai masuk ke gummies, snack sehat, minuman, protein bar, bahkan cokelat functional beauty.
Banyak brand memasarkan collagen sebagai solusi untuk elastisitas kulit, healthy aging, hidrasi, hingga tampilan wajah lebih kenyal.
Tidak heran jika pasar collagen global diprediksi terus naik tajam sepanjang 2026.
Baca Juga:
- PDRN Stick Balm Lagi Ramai Diburu Perempuan Korea, Produk Skincare Praktis Ini Disebut Bisa Bikin Kulit “Glowing Mahal”
- Pamela Anderson Kembali Bikin Dunia Beauty Heboh, Tampil Bare Face dan Rayakan “Aging Naturally”
- Salah Pilih Facial Cleanser Bisa Bikin Kulit Makin Rusak, Ini Jenis Pembersih Wajah yang Sedang Jadi Favorit Beauty Expert
Tapi… Apakah Collagen Gummies Benar-Benar Efektif?
Ini bagian yang paling penting.
Para ahli menjelaskan bahwa collagen memang memiliki potensi mendukung kesehatan kulit dan jaringan tubuh, terutama dalam bentuk collagen peptides tertentu. Namun efektivitasnya tetap bergantung pada dosis, kualitas ingredient, konsistensi penggunaan, dan kondisi tubuh masing-masing.
Di sisi lain, para ahli nutrisi juga mengingatkan bahwa tidak semua produk collagen gummies memiliki kandungan aktif yang cukup tinggi.
Karena format gummy harus tetap terasa seperti “permen”, sebagian produk justru mengandung gula tambahan tinggi, collagen rendah, atau klaim marketing yang terlalu berlebihan.
Makanya sekarang konsumen mulai lebih kritis membaca ingredient list, collagen source, sugar content, third-party testing.
Kenapa Perempuan Tetap Tertarik?
Karena beauty hari ini bukan hanya soal hasil instan.
Banyak perempuan sekarang melihat wellness sebagai bagian dari self-care dan lifestyle.
Mengonsumsi collagen gummies mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi sebagian orang itu menjadi ritual pagi, pengingat untuk menjaga diri, atau bentuk kecil dari investasi kesehatan jangka panjang.
Dan industri beauty sangat memahami perubahan psikologi ini.
Tahun 2026: Era “Functional Beauty” Resmi Dimulai
Fenomena collagen gummies menunjukkan satu hal besar, bahwa batas antara skincare, makanan, dan wellness mulai menghilang.
Sekarang orang tidak hanya ingin makan enak atau tampil cantik. tetapi ingin produk yang bisa melakukan keduanya sekaligus.
Karena itu muncul istilah functional beauty, edible skincare, dan wellness snacks. Dan collagen gummies saat ini berada tepat di pusat tren tersebut.
Media Sosial Membuat Semua Orang Ingin “Glow Up”
Tidak bisa dipungkiri, TikTok dan Instagram punya pengaruh besar dalam ledakan tren ini.
Konten: “what I eat for glowing skin”, “beauty supplements”, dan “skin longevity routine”, membuat collagen gummies terasa seperti bagian dari gaya hidup perempuan modern.
Tetapi di saat yang sama, banyak pengguna internet juga mulai mempertanyakan apakah hype tersebut benar-benar sebanding dengan hasilnya. Beberapa diskusi komunitas online bahkan menyebut collagen gummies lebih efektif sebagai bagian gaya hidup sehat keseluruhan, bukan solusi instan kecantikan.
Di tengah dunia beauty yang terus berubah, satu hal tetap sama: perempuan selalu mencari cara agar bisa merasa lebih sehat, segar, dan percaya diri dengan dirinya sendiri.
Dan mungkin itu alasan kenapa collagen gummies terasa begitu menarik, karena ia menjual sesuatu yang lebih besar daripada sekadar suplemen: harapan untuk aging lebih cantik dan lebih nyaman.
Referensi:
- de Miranda, R.B., Weimer, P. & Rossi, R.C. (2021) Effects of hydrolyzed collagen supplementation on skin aging: a systematic review and meta-analysis. International Journal of Dermatology, 60(12), pp.1449–1461. Tersedia di: https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/ijd.15518
- Choi, F.D., Sung, C.T. & Juhasz, M.L.W. (2019) Oral collagen supplementation: a systematic review of dermatological applications. Journal of Drugs in Dermatology, 18(1), pp.9–16.
Tersedia di: https://jddonline.com/articles/oral-collagen-supplementation-a-systematic-review-of-dermatological-applications-S1545961619P0009X - Bolke, L., Schlippe, G., Gerß, J. & Voss, W. (2019) A collagen supplement improves skin hydration, elasticity, roughness, and density: results of a randomized, placebo-controlled, blind study. Nutrients, 11(10), 2494. Tersedia di: https://www.mdpi.com/2072-6643/11/10/2494
- FoodNavigator Editorial Team (2025) Why Collagen Is Set to Dominate 2026. FoodNavigator.
Tersedia di:
https://www.foodnavigator.com/Article/2025/12/17/why-collagen-is-set-to-dominate-2026/

